Acara Penamatan Akbar di lingkungan Unit Pendidikan Yayasan Kesejahteraan Semen Tonasa (YKST) digelar di ruang Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Selasa, 24 Mei 2016. Kegiatan yang mengangkat tema “Wujudkan Cita-Cita Untuk Menghasilkan Lulusan Terbaik, Berkarakter, Berbudaya Dan Peduli Lingkungan” dihadiri sebanyak 523 pelajar yang terdiri dari pelajar TK, SD, SMP , dan SMA.

Penamatan ini dipandu oleh 5 siswa dengan menggunakan bahasa yang berbeda-beda, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Arab, dan bahasa Bugis.

Hadir dalam acara Direktur Produksi Ir. Joko Sulistyanto, Sekretaris Perusahaan Muh. Arifin, SH, Ketua YKST Bachtiar Saleh, Pengurus Unit Pendidikan YKST, guru-guru sekolah Tonasa, siswa, dan orang tua murid.

Ketua Panitia Drs. H. Muhammad Sira dalam laporannya mengatakan, pada penamatan tahun ajaran 2015/2016 ini diikuti sebanyak 523 siswa, diantaranya 25 siswa TK Tonasa I, 71 siswa TK Tonasa II, 70 siswa SD Tonasa II, 146 siswa SMP Tonasa I, 103 siswa SMP Tonasa II, dan 108 siswa SMA Tonasa I.

Lanjut Sira, “Ini adalah bentuk perhatian kepada guru-guru, orang tua dan murid sekolah di Semen Tonasa,”.

Ia juga berterima kasih kepada pengurus unit pendidikan YKST yang selalu memberikan arahan kepada para panitia sehingga acara dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Yayasan Kesejahteraan Semen Tonasa Ir. Bachtiar Saleh mengatakan, “YKST telah membentuk kelas unggulan, yang mengarah kepada pembentukan sekolah unggulan, yang diharapkan bisa menjadi acuan mulai agar setelah siswa lulus dari TK, mereka tidak perlu lagi mencari sekolah unggulan diluar.

Olehnya itu, kita perlu mendapatkan dukungan, dari berbagai elemen, yaitu para siswa, Orang tua yang bertang jawab dalam membina murid saat berada di rumah, Pengurus Komite yang mengambil peran dalam sarana dan prasarana sekolah, Pendukung dari sarana dan prasarana dalam hal ini Tonasa dan juga pemerintah, serta sarana ibadah dalam membina para siswa dalam kegiatan keagamaan.

Lanjut pria kelahiran 1965 ini, “kewajuban para siswa sebagai alumni dari sekolah Tonasa ini, adalah meninggalkan pendidikan di Tonasa kemudian melanjutkannya ke perguruan tinggi, dan kembali lagi ke PT Semen Tonasa untuk memajukan perusahaan.

Dikoridor yang sama, Direktur Produksi Ir. Joko Sulistiyanto yang juga Pembina YKST mengatakan, “Keberadaan PT Semen Tonasa adalah merupakan bagian dari lingkungan sekitar, sehingga sudah sepantasnya perusahaan berkontribusi dalam membantu masyarakat sekitar demi kemajuan pendidikan,” ungkapnya.

Salah satu elemen yang sangat berperan dalam dunia pendidikan adalah jerih payah para guru dalam mengajar murid-muridnya, namun juga tidak terlepas dari didikan orang tuanya.

Ia juga berterima kasih atas kepercayan yang diberikan oleh para orang tua siswa yang menitipkan anak-anaknya untuk menimbah ilmu melalui unit pendidikan YKST yang merupakan afiliasi dari PT Semen Tonasa.

Lebih jauh, pria kelahiran 1966 ini mengungkapkan bahwa, PT Semen Tonasa sebagai salah satu perusahaan persemenan sudah mengantisipasi bagaimana menghadapi persaingan industri kedepan. Usaha sudah digalakkan, namun yang tidak kalah pentingnya adalah usaha spiritual, olehnya itu perlunya mendapatkan dukungan moril dan moral, agar perusahaan dapat percaya diri menghadapi tantangan kedepan. (Humas.st/Why)