Rabu, 6 Juli 2016, Lapangan Kantor Pusat PT Semen Tonasa dipadati oleh ribuan jamaah yang terdiri dari karyawan dan masyarakat. Mereka datang untuk melaksanakan Shalat Ied dan sejak pukul 05.30 jamaah ini berbondong-bondong mengisi shaf-shaf yang telah disediakan oleh panitia.

Direktur Utama PT Semen Tonasa Ir. Andi Unggul Attas, MBA, beserta Direksi dan staf pimpinan lainnya menghiasi shaf pertama tepat di depan mimbar.

Tepat pukul 07.00, shalat ied pun dilaksanakan, yang bertindak sebagai imam Ustadz Abu Hanifah dan khatib adalah DR. H. Abd. Hakim Jurumia, LC, MA.

Dalam khutbah yang dibawakannya, Ustadz Abd. Hakim Jurumia menyampaikan bahwa, Bulan Ramadhan adalah bulan dimana kita satu bulan penuh menunjukkan pengabdian diri sebagai seorang hamba kepada penciptanya untuk meraih ridho darinya.

Lanjut Ustadz Abd. Hakim, “Sungguh beruntung mereka yang menyambut baik kedatangan Bulan Suci Ramadhan, lalu menghargai dan menghormati keberadaannya dengan mengisi segala bentuk rangkaian ibadah,” ungkapnya.

“Ramadhan 1437 H telah berlalu, namun banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kita dapatkan, bukan sekedar menahan rasa lapar dan haus,” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa, “Oleh karena orang-orang beriman diselimuti rasa sedih, dan rasa haru dengan perginya Bulan Suci Ramadhan, maka Allah SWT menjadikan hari ini sebagai hari pelipur lara, penawar luka dan pembangki semangat, yaitu Hari Raya Idul Fitri, yakni hari kemenangan bagi seluruh umat muslim di dunia,” ujarnya.

Sang Ustadz juga mengajak para jemaah agar menyambut hari kemenangan ini dengan terus mengumandangkan kalimat-kalimat takbir, seraya membesarkan, mengagungkan nama Allah SWT dalam jiwa serta dalam fikiran.

Usai shalat ied, Direktur Utama dan Direksi lainnya, beserta staf pimpinan yang hadir berdiri dan berbaris untuk bisa langsung berjabat tangan dan saling maaf memaafkan, sembari mengucapkan minal aidin wal faidzin, masyarakat dan karyawan tidak mau ketinggalan dikesempatan ini. Dengan rapi dan teratur, mereka pun menyusun barisan, mengantri untuk mendapatkan giliran agar dapat berjabat tangan dengan para petinggi PT Semen Tonasa. (Humas.st/Why)