Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan dalam rangka Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2016-2017, yang bertujun untuk menyerap aspirasi dan melihat secara langsung perkembangan di daerah khususnya pengelolaan energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, serta riset dan teknologi.

Salah satu target kunjungan Komisi VII DPR RI ini adalah PT Semen Tonasa yang merupakan perusahaan industri yang beroperasi di daerah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Riset, Tenknologi dan Dikti, Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diketuai Andi Jamaro Dulung mewakili rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa Andi Unggul Attas, di Ruang Rapat R1 Lantai 3 Kantor Pusat Semen Tonasa bersama dengan direksi lainnya berserta staf Eselon I PT Semen Tonasa, Minggu, 18 Desember 2016.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Andi Ridwan Wittiri, Andi Yuliani Paris, anggota Komisis VII DPR RI lainnya beserta anggota dari Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Andi Jamaro menyampaikan tujuan dari kunjungan kerja ini, adalah untuk meperoleh informasi tentang bagaimana efisiensi, upaya yang dilakukan perusahaan dalam mengelolah limbah indistri, implementasi CSR 6 tahun terakhir, kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah negara dan juga kontribusi terhadap lingkungan.

Selain itu agar mengetahui kewajiban perusahaan PT Semen Tonasa untuk memberikan informasi secara terbuka dan tepat waktu, mutu dan lingkunga.

Andi Jamaro juga menambahkan, “Kedatangan Komisi VII DPR RI ini juga bertujuan untuk membantu bilamana PT Semen Tonsa mendapat kendala dalam hal keterkaitan dengan energi dan sumber daya mineral, ataupaun dalam hal lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Tonasa Andi Unggul Attas mengatakan, “PT Semen Tonasa sebagai perusahaan industri semen dalam menjaga lingkungan, adalah dengan menggunakan seluruh peralatan yang ramah lingkungan dengan sebaik-baiknya, sehingga semua pencemaran dapat dikontrol. Ini dilakukan secara rutin, baik itu pemantauan 3 bulan, 6 bulan, dan setahun. Hal ini terus dilakukan oleh pihak independen agar dapat melihat bagaimana perkembangan ataupun pengelolaan lingkungan yang ada di PT Semen Tonasa, karena kami selalu berkomitmen bagaimana lingkungan PT Semen Tonasa harus selalu sehat,” urainya.

Tambahnya, “Selain itu, CSR sudah menjadi komitmen PT Semen Tonasa, bagaimana meningkatkan dari tahun ketahun yang dibuat untuk sebelas desa ring I, dimana program-programnya telah teralisasi, diantaranya pengadaan air bersih, mck, dan bedah rumah. Selain itu CSR Tonasa juga telah memberikan beasiswa kepada siswa-siswa yang berprestasi serta dari segi yang tidak mampu,” ungkapnya.

Sama halnya dengan yang diungkapkan oleh Mukhtar Tompo Anggota Fraksi Partai Hanura DPR RI Dapil Sulsel 1, bahwa pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh PT Semen Tonasa sudah bagus, terbukti dengan berhasilnya memperoleh penghargaan proper hijau sebanyak 3 kali.

Sebelum rombongan Komisi VII DPR RI ke PT Semen Tonasa, adalah agendanya rombongan ini terlebih dahulu telah melakukan pertemuan dengan Bupati Kabupaten Jeneponto, Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan beserta unsur muspida Sulsel, dan beberapa perusahaan industri lainnya yang ada di Sulawesi Selatan.

Hasil dari kunjungan kerja ini akan digunakan sebagai bahan masukan bagi Komisi VII DPR RI dalam menjalankan peran dan fungsinya, khususnya dalam bidang pengawasan, anggaran dan legislasi di bidang energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup serta riset dan teknologi. (Humas.st/Why)