PT. Semen Tonasa meresmikan program Corporate Social Responcibility (CSR) tahun 2015 di lapangan Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro, Pangkep, Selasa (21/4). Program kemitraan yang merupakan kegiatan rutin perusahaan sebagai tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar pabrik ini akan  diadakan dalam bentuk berbagai kegiatan sosial di sebelas desa lingkar. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Bumi yang ditandai penanaman pohon secara simbolis.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Keuangan PT. Semen Tonasa, Direktur Produksi PT. Semen Tonasa, unsur Muspida Kab. Pangkep dan rombongan CEO Regional Bank Mandiri Wilayah Sulsel Maluku serta para tokoh masyarakat.

Berbagai bentuk kegiatan kemasyarakatan seperti bedah rumah, pembangunan fasilitas air bersih, penghijauan dan sebagainya yang masuk dalam Rencana Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat (RKPM). Dimana setiap desa akan mendapatkan anggaran sebesar Rp. 300 juta dengan total yang digelontorkan  sebesar Rp. 3,3 miliar.

Direktur keuangan PT Semen Tonasa, Subhan SE.Ak, menjelaskan, penyaluran anggaran untuk kegiatan CSR ini melibatkan stake holder. Untuk penyusunan program yang akan diadakan sepanjang tahun 2015 ini  diambil dengan mekanisme musyawarah berbagai elemen masyarakat disetiap desa. Komitmen kemitraan ini dijaga untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat merupakan komitmen blue print PT Semen Tonasa menuju ISO 26000.

“Kita dari perusahaan terus membangun kemitraan dengan semua stake holder. Penyaluran anggaran  yang tertuang dalam RKPM Rp 3,3 m dari hasil musyawarah elemen masyarakat desa, semuanya program kebutuhan masyarakat,” papar Subhan.

Dalam program CSR Tonasa ini, pihak Bank mandiri juga mengambil bagian dengan berkontribusi pada program air bersih. Subhan mengatakan, keterlibatan bank Mandiri juga akan memberikan nilai tersendiri bagi seluruh stake holder. Ia berharap kemitraan dengan bank Mandiri ini bisa berlanjut.

Terkait kegiatan yang sifatnya emergency atau darurat, Subhan menjamin PT. Semen Tonasa juga menyiapkan anggaran yang sewaktu-waktu bisa digunakan untuk situasi darurat dalam masyarakat. Ia menargetkan dalam lima tahun ini persoalan air bersih di wilayah desa lingkar selesai.

“Tidak menutup kemungkinan kalau ada kegiatan yang emergency tetap kita salurkan, tahun ini kebutuhan air bersih selesai dan tahun berikutnya kita berakhir program lain,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pangkep, Abdul Rahman Assegaf yang meresmikan kegiatan ini memberikan apresiasi atas komitmen PT. Semen Tonasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, apa yang dilakukan Tonasa harus menjadi contoh bagi perusahaan pertambangan lain yang beroperasi di Pangkep. “Kami dari pemerintah mengapresiasi kegiatan CSR Tonasa. Semua kegiatan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan peresmian program CSR ini, pihak forum desa juga melakukan pameran kegiatan CSR tahun 2014. Ratusan warga dari sebelas desa lingkar juga memadati lokasi peresmian CSR. (Humas.st/saf)