PT Semen Tonasa melalui inovasi karyawannya kembali menorehkan prestasi. Kali ini 2 inovasi dari 2 tim inovator yang menjuarai KMST 2020 yaitu resmi mendapatkan sertifikat paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Paten yang pertama adalah Pelindung Probe Gas Analizer Saluran Masuk Kiln yang merupakan inovasi dari Tim QCC Mistis 2 yang juga mendapatkan predikat Platinum pada event Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIII 2019 di Solo, serta mendapatkan 3 Star yang merupakan predikat tertinggi dalam Asia Pasific Quality Organization (AQPO) International Conference ke-26 di Perth, Australia di tahun 2021.

Sedangkan Paten kedua adalah Komposisi Laterite sebagai Bahan Baku untuk Menurunkan Alumina Rasio (AM) pada Produksi Raw Meal di Industri Semen yang merupakan inovasi tim QCP Mico. Inovasi ini juga mendapatkan predikat Platinum pada event Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIII 2019 di Solo, serta mendapatkan 3 Star (Predikat tertinggi) pada International Convention on Quality Control Circles (ICQCC) ke-45 2020 di Dhaka, Bangladesh.

Direktur Utama PT Semen Tonasa Mufti Arimurti, menyampaikan bahwa paten ini merupakan prestasi sekaligus sebuah kehormatan bagi perusahaan. “Sebagai perusahaan yang menjadikan inovasi sebagai DNA-nya, PT Semen Tonasa selalu berusaha melahirkan berbagai inovasi di segala bidang. Baik yang berbentuk improvement maupun breakthrough. Dan alhamdulillah, 2 inovasi kita saat ini sudah mendapatkan sertifikat paten dari Pemerintah.”

“Ini tidak hanya pencapaian yang luar biasa bagi perusahaan, tapi juga sebagai bentuk penghargaan perusahaan kepada para karyawan inovator kami, dengan mendaftarkan nama mereka sebagai inventor paten tersebut. Kami berharap, agar kedepannya ada banyak lagi hak paten yang dilahirkan oleh inovator-inovator Semen Tonasa.” pungkasnya

GM Komunikasi dan Hukum Andi Muhammad Said Chalik menambahkan bagaimana perusahaan sangat mendukung budaya inovasi di Semen Tonasa. “Manajemen sangat mendukung inovasi-inovasi baru lahir di perusahaan. Perusahaan mendorong seluruh karyawan untuk terus membuat inovasi dan melakukan upaya kreatif di unit kerjanya masing-masing. Sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan di mata stakeholder, terlebih di era hyper-competitive seperti saat ini.”

Sementara itu GM SDM & Umum Luh Gede Januati mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya juga telah mendaftarkan beberapa inovasi lainnya untuk mendapatkan sertifikat paten. “Kami sangat bersyukur dengan 2 sertifikat paten yang baru terbit ini. Dengan tambahan 2 sertifikat paten ini, total Semen Tonasa sampai dengan sekarang sudah mempunyai 4 sertifikat paten atas inovasi-inovasi karyawannya. Dan saat ini kami sedang mengajukan 7 inovasi lagi untuk dapat memperoleh sertifikat paten. Kita berharap, semoga semuanya diterima.”