Melalui Biro Pembelajaran, PT. Semen Tonasa mengadakan sosialisasi FMEA, yang merupakan program inisiatif dari para karyawan di lingkungan direktorat produksi. Kegiatan yang diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari eselon 1, 2, dan 3, terbagi menjadi 2 batch, yakni, batch pertama di tanggal, 18 – 19 Januari, dan batch kedua 20 – 21 Januari 2015.

Kepala Biro Perencanaan Pemeliharaan dan Controlling Arifin Noor yang merupakan Ketua dari FMEA Tonasa mengatakan, telah dibentuk tim implementasi dan integrator dari FMEA yang telah disetujui oleh masing-maisng Kadep, dan dibuat secara online untuk mempermudah dalam integrasi semua kegiatan FMEA. Jadi ini adalah merupakan diklat yang nantinya menjadi pioner di unit kerjanya masing-masing.

Menurut Kepala Departemen SDM Dede Hasan Soleh mengatakan, “Dengan terbentuknya FMEA ini, adalah hal yang amat baik karena merupakan kegiatan yang excellent, yang bisa mendongkrak efisiensi yang merupakan visi dari perusahaan, dan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dari jajaran manajemen atau manajerial di lingkungan produksi,” ungkapnya.

Dalam sambutannya Kepala Departemen Perencanaan Teknik Ir. Saparuddin yang mewakili Direktur Produksi mengatakan, “Kegiatan ini adalah merupakan salah satu rangkaian dan upaya kita dalam memperbaiki kinerja perusahaan. FMEA ini juga adalah salah satu tool untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi kendala pada operasional pabrik, sehingga melalui FMEA ini sasaran untuk menjadi excellent dapat kita raih dengan harapan, agar semua peralatan, semuanya dapat dilakukan pengecekan, pendataan, maupun evaluasi, dan yang terpenting adalah menyelesaikan kondisi yang tidak sempurna,” urainya.

Untuk itu, lanjur Sapar, “Yang paling penting adalah bagaimana sistem ini bisa berjalan, yaitu agar setiap minggu semua unit kerja baik mekanik, prduksi maupun instrumen melakukan evaluasi, dan rapat, sehingga kita bisa memastikan peralatan pabrik kita itu betul-betul dapat diandalkan,” ungkapnya.

Ia juga optimis bahwa, kita akan bisa berproduksi selama 325 hari, bahkan lebih jika semuanya bisa kita lakukan dengan baik. (Humas.st/Jr&Why)