Pemanfaatan area bekas lahan tambang menjadi salah satu hal paling penting bagi sebuah perusahaan. Hal itulah yang mendasari PT Semen Padang melakukan studi banding kepada PT Semen Tonasa, Rabu 27 Maret 2019 bertempar di Ruang Rapat RI Lantai 3 Kantor Pusat Semen Tonasa.

Dalam kesempatan itu, PT Semen Padang langsung dipimpin oleh Komisarisnya Khairul Jasmi bersama 5 orang perwakilan Karyawan. “Mereka akan belajar dari perusahaan Semen Tonasa berkaitan dengan pengelolaan bekas lokasi pabrik Tonasa I yang sudah direvatilisasi menjadi area wisata bernama Tonasa Park.

Rombongan diterima oleh Kadep. SDM dan Umum Abdul Rachmat Noer mewakili Manajemen, Kadep. Keuangan Sulaiha Muhyiddin, Staf Humas dan Sekretariat Said Chalik, Nurfadilla Jufri Dirut Tonasa Travel sekaligus pengelola Tonasa Park serta beberapa staf yang mendampingi.

Kadep. SDM dan Umum PT Semen Tonasa Abdul Rachmat Noer menjelaskan, kunjungan dari PT Semen Padang ini bertujuan mempelajari persiapan menuju pasca tambang dan pemanfaatan bekas lahan pertambangan. Perusahaan plat merah ini menjadikan bekas tambang menjadi kawasan agro, geo serta edutourism.

Rachmat mengatakan, agro merupakan kondisi geografis di sekitar lahan lokasi Tonasa Park meliputi pertanian, peternakan, perkebunan dan lain-lain. Sementara itu, Geo merupakan pemanfaatan bekas tambang underground menjadi sebuah objek yang sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan, urainya.

“Edukasi berkaitan dengan kepentingan pelatihan-pelatihan. Dalam setiap kunjungan industri yang kami lakukan di perusahaan baik itu dari perguruan tinggi, SMA sederajat maupun instansi dari seluruh Indonesia. Kami menjadikan bekas tambang menjadi tourism,” tutupnya. (Humas.st/Saf)