Sukses kinerja di Tahun 2014 dan Optimis lebih baik di Tahun 2015 tertuang dalam Rapat Kerja yang bertema “Penguatan Kualitas Tata Kelola Perusahan Dalam Memenangkan Kompetensi Tahun Masyarakat Ekonomi Asean “. Seperti biasanya pelaksanaan Raker setiap tahun menghadirkan pembicara tamu yang dipilih dari kalangan motivator, ahli pemasaran, analis ekonomi dan ahli-ahli dari disiplin ilmu lainnya yang dianggap dapat memberikan sharing pengetahuan yang nantinya berguna dalam pencapaian kinerja yang direncanakan. Pada Raker kali ini menghadirkan Nara Sumber pengamat ekonomi DR. Aviliani SE,Msi, yang memaparkan tentang”Prospek Ekonomi Di Tahun 2015 Dan Dampaknya Pada Industri Semen”.

Raker yang berlangsung pada hari Selasa, tanggal 13 Januari 2015 dimulai tepat pada pkl. 08.30 WITA bertempat di Auditorium Kantor Pusat, dibuka oleh Komisaris Utama Prof. DR. Idrus Paturusi dan dihadiri oleh Dewan Komisaris, Dewan Direksi dan Pejabat Esalon 1,2,3. Sebelum masuk ke acara inti yakni pemaparan kinerja 2014 dan Rencana Kerja 2015 oleh masing-masing Direktorat, terlebih dahulu Direktur utama Ir. Andi Unggul Attas, MBA memberikan sambutan dengan memaparkan pencapaian kinerja perusahaan tahun 2014. Disampaikan bahwa walaupun pertumbuhan demand semen di KTI tidak sesuai dengan asumsi awal yakni 6 persen namun penjualan kita masih bisa tumbuh 6,8 persen dan pendapatan tumbuh 9,6 persen. Masih dalam koridor yang sama Ketua Asosiasi Semen Indonesia Ir. Widodo Santoso MBA mengatakan “Bila disandingkan dengan kinerja dari kedua OPCO lainnya dibawah Holding Semen Indonesia yakni Padang & Gresik, maka kinerja PT. Semen Tonasa lebih baik”, saat memapakan presentasinya tentang peluang dan tantangan yang dihadapi Semen Tonasa khususunya dipasar Kawasan Timur Indonesia menguatkan penjelasan Andi Unggul Attas sebelumnya.

Di tahun 2015, pemegang saham memberi tantangan kepada manajemen PT. Semen Tonasa berupa target yang dituangkan dalam Rencana Kerja Dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yakni Produksi 7 juta Ton, Pendapatan Rp. 5,98 Tilliun dan Ebitda sebesar Rp. 1,89 trilliun.

Untuk mencapai target yang diamanahkan oleh pemegang saham, manajemen telah membuat langkah-langkah strategis diantaranya adalah dari sisi financial dengan menyiapkan belanja modal (Capex) senilai Rp. 385,47 Milyar dan belanja operasional (Opex) sebesar Rp. 4,5 Trilliun. Sedang dari sisi teknis akan dilakukan langkah taktis diantaranya optimalisasi operasi pabrik minimal 320 hari dalam setahun dan efisiensi biaya distribusi dan kemasan.

Dengan mempersiapkan langkah-langkah strategis dan meningkatkan sinergi antara unit kerja, dukungan dari share dan stake holder, RKAP 2015 optimis dapat dicapai. (hms.ST/Jr)