Kegiatan Pertikarada (Perkemahan Bhakti Saka Bhayangkara Kwartir Daerah) Sulawesi Selatan 2019 Ke VI, yang berlangsung di Tonasa Park, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep dibuka langsung oleh Wakapolda Sulsel Brigjen. Pol. Drs. Anas, M.SI. Pertikada kali ini diikuti Pejabat Utama Kepolisian Daerah Sulsel, para Kapolres se Polda Sulsel, Forkopimdo Kabupaten Pangkep, Direktur Utama Semen Tonasa Subhan, SE beserta Jajarannya, serta perwakilan peserta Saka Bhayangkara dari 24 Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan, Senin 05 Agustus 2019.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sulsel selaku pembina upacara mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pangkep dan segenap Forkopimda Pangkep, Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH beserta jajaran serta khusus kepada Direktur Utama PT Semen Tonasa Subhan, SE yang menyediakan fasilitas kegiatan Perkemahaan Bhakti Pramuka Saka Bhayangkara Daerah Sulawesi Selatan di Kabupaten Pangkep di Area Tonasa Park.

Pertikarada se -Sulawesi Selatan kali ini mengambil tema “Dengan Semangat Promoter Kita Membangun Literasi Insan Saka Bhayangkara Era Millenial Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”

Pertikarada se -Sulawesi Selatan kali ini mengambil tema “Dengan Semangat Promoter Kita Membangun Literasi Insan Saka Bhayangkara Era Millenial Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”

“Dengan Kegiatan Ini kita berharap seluruh Jajaran Saka Bhayangkara dapat menghadapi masalah publik yang berkembang utamanya penyebaran Berita Hoax, pergaulan Bebas, Paham Radikalisme, dan Ancaman Gangguan sistem Pemerintahan yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945,” Terang Waka Polda Sulsel.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengasah kemampuan dalam membangun Semangat Promoter dalam membangun Literasi Insan Saka Bhayangkara Era Millenial.

Secara resmi Kegiatan Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara (Pertikada) Daerah VI Tahun 2019 dibuka Wakapolda Sulsel yang ditandai dengan pengguntingan Pita lalu dilanjutkan dengan Penanaman Pohon bersama.

Direktur Utama Semen Tonasa Subhan, SE,MM,Ak menguraikan tujuan pelaksanaan kegiatan pertikrada ini adalah untuk mempersiapkan dan membentuk generasi-generasi muda yang berkebangsaan, mampu memimpin bangsa yang kuat di masa depan, disiplin, inovatif dan tangguh guna menghadapi era globalisasi dan kemajuan teknoligi saat ini.

Ia berharap kepada para peserta pertikrada baik pamong maupun pendamping agar dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik. (Humas.st/Saf)