PT Semen Tonasa bekerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membangun tapal batas wilayah Kecamatan di 14 Kecamatan se-Kota Makassar.

Pembangunan tapal batas Kecamatan tersebut dilaksanakan dengan prosesi peletakan batu pertama secara simbolis diperbatasan wilayah Kecamatan Ujung Pandang dengan Kecamatan Mariso, tepatnya di Jalan Metro Tanjung Bunga (Depan RS Siloam), Jumat (11/3/16).

Kepala Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) dan Umum PT Semen Tonasa, Ferry Djufry mengatakan, manajemen PT Semen Tonasa sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto dalam mewujudkan Makassar menjadi Kota Dunia.

Salah satunya, pembangunan tapal batas kecamatan. Tentunya, dengan hadirnya tapal batas kecamatan ini, masyarakat tidak lagi dibingungkan oleh kondisi lingkungannya. Selain itu, dengan adanya batas kecamatan ini menunjukkan Walikota Makassar peduli dengan batas wilayah kerja dari setiap kecamatan yang dipimpinnya.

“Pak Walikota mengatakan tahun 2016 ini adalah tahun infrastruktur, jadi pembangunan batas kecamatan ini merupakan kontribusi PT Semen Tonasa dalam mendukung programnya itu. Selain itu, pembangunan batas kecamatan ini juga sebagai kontribusi CSR dan promosi perusahaan,” katanya.

Mengenai estimasi anggaran yang digunakan untuk pembangunan tapal batas wilayah 14 kecamatan ini, Ferry mengaku, manajemen mengalokasikan anggaran sebesar Rp240 juta. Dengan jangka waktu pengerjaan selama dua hingga tiga bulan.

Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh berharap, kerjasama PT Semen Tonasa tersebut tidak hanya dengan pembangunan tapal batas. Namun, dapat berlanjut untuk kerjasama program lainnya. Seperti pembangunan taman keindahan dan sekaligus menjadi hutan kota. Ini membutuhkan kerjasama antara CSR PT. Semen Tonasa dengan Pemerintah Kota Makassar dengan pendekatan win-win solution.

“Memang kontribusi CSR perusahaan sangat dibutuhkan dalam mendukung program kita, karena Pemkot memiliki keterbatasan anggaran. Sekarang ini, kita ingin taman-taman kota menjadi hijau begitu juga dengan pedestarian, keduanya membutuhkan sentuhan CSR. Untuk itu, Pemkot membuka diri bagi CSR untuk pengembangan Makassar sebagai Kota Dunia,” ungkapnya.

Sementara Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal menambahkan, kerjasama PT Semen Tonasa ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan BUMN yang lainnya untuk mengambil peran dalam mendukung program pembangunan pemerintah, khususnya Pemkot Makassar. (Humas.st/Saf)