Pameran Daur Ulang dan Pentas Seni digelar SMPS Semen Tonasa 2 dalam Rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, berlangsung di sekitar area GOR Tonasa 2, Sabtu, 13 Mei 2017. Acara ini diprakarsai oleh para murid SMPS Semen Tonasa 2 dengan tema “Dengan Berkreasi Seni Kita Tingkatkan Kualitas Pendidikan Yang Berkarakter Dan Peduli Lingkungan”.

Hadir dalam kegiatan, Ketua Komite SMPS Semen Tonasa 2 Ir. Prihatin Syamsuri, Kepala Sekolah SMPS Semen Tonasa 2 Patong, Spd, Pembina Adiwiyata SMPS Sabriah, serta sekolah binaan SMPS Semen Tonasa 2.

Ketua Panitia Illyin Fayza Az Zahra yang merupakan siswa SMPS Semen Tonasa 2 dalam laporannya menuturkan tujuan kegiatan ini, “Adalah merupakan program seni budaya sebagai wadah bagi siswa terhadap karya seni serta meningkatkan apresiasi siswa terhadap karya seni,” urainya.

Di koridor yang sama Kepala Sekolah Patong, Spd dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu diselenggarakannya pameran daur ulang dan pentas seni ini sehingga acara dapat berjalan dengan baik. Ia juga mengapresiasi kepada para siswa yang memprakarsai kegiatan ini, yang merupakan acara murni ide dari para siswa SMPS Semen Tonasa 2.

Patong juga berharap, “Agar para siswa untuk berkarya demi masa depan, demi kebaikan dan demi mengangkat nama baik sekolah SMPS Semen Tonasa 2,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komite SMPS Semen Tonasa 2 Ir. Prihatin Syamsuri yang membuka kegiatan ini mengatakan, “Pentas Seni dan Pameran Daur Ulang ini sangat bagus, apalagu tema dari kegiatan inisejalan sengan visi PT Semen Tonasa, yaitu menjadi perusahaan persemenan terkemuka yang efisien dan berwawasan lingkungan di Indonesia,” tuturnya.

Ia juga berharap, “Agar karya dari pameran daur ulang ini dapat ditampilkan dalam ajang Inovasi yang selalu diadakan PT Semen Tonasa, karena karya-karya tersebut merupakan karya inovasi yang sangat menarik,” ujarnya.

Dalam pentas seni yang berlangsung, masing-masing kelas menampilkan pertunjukan seni yang menarik, ada tari pagellu, tarian empat etnis, asambel musik, tari mappadendang, musik perkusi, drama parodi, puisi sastra bugis, vocal group, stand up comedy, dan berbagai pertunjukan lainnya. (Humas.st/Why)