Berdasarkan data Status Keanekaragaman Hayati PT Semen Tonasa Tahun 2022-2026, terlihat adanya peningkatan signifikan dalam upaya konservasi dan restorasi lingkungan perusahaan. Luas kawasan konservasi meningkat dari 64,19 hektar pada 2022 menjadi 215,01 hektar pada 2026, mencerminkan komitmen yang kuat terhadap pengelolaan lahan berkelanjutan dan rehabilitasi area pascatambang. Perluasan kawasan ini tidak hanya berfokus pada reklamasi fisik, tetapi juga pengembangan area edukatif dan ekowisata seperti Kawasan Pengelolaan Tanaman Endemik di Desa Mangilu dan Bontoa, serta penerapan sistem bioteknologi seperti Seed Bomb System dan Potting Hole untuk mempercepat penutup tanah (cover crop).

Dari sisi flora, terjadi peningkatan populasi yang mencolok dari 15.337 pohon/bibit pada 2022 menjadi 42.522 pohon/bibit pada 2026. Spesies yang dilestarikan meliputi jenis-jenis lokal dan bernilai ekologis tinggi seperti Tammate (Lannea coromandelica), Pulai (Alstonia scholaris), Eboni Hitam (Diospyros celebica), Angsana (Pterocarpus indicus), dan Bitti (Vitex cofassus). Selain tanaman endemik, perusahaan juga menanam spesies bernilai ekonomi seperti Kelapa, Durian, dan Rambutan sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat sekitar area tambang. Inovasi dalam bioreklamasi berbasis komunitas menunjukkan bahwa kegiatan konservasi tidak hanya menitikberatkan pada aspek ekologi, tetapi juga menciptakan dampak sosial-ekonomi positif bagi warga sekitar.

Untuk fauna, jumlah individu yang terpantau meningkat dari 1.324 ekor pada 2022 menjadi 1.453 ekor pada 2026, dengan kehadiran berbagai jenis burung, mamalia, dan reptil yang menandakan pemulihan ekosistem alami di sekitar area konservasi. Spesies seperti Kapasan Sulawesi (Lalage leucophygialis), Walet (Collocalia esculenta), Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster), hingga satwa endemik seperti Tarsius (Tarsius sp.) dan Monyet Dare (Macaca maura) mulai muncul kembali di kawasan ini. Tren positif ini menunjukkan keberhasilan upaya konservasi dan restorasi habitat yang dilakukan secara sistematis, integratif, dan berbasis sains, menjadikan PT Semen Tonasa sebagai salah satu perusahaan yang telah menerapkan keanekaragaman hayati industri yang efektif dan berkelanjutan di Indonesia.