Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) adalah organisasi yang didirikan sebagai organisasi yang berperan dalam mengemban fungsinya sebagai wadah berhimpunnya Dana Pensiun Pemberi Kerja yang dikelola secara profesional dan akuntabel dengan konsep Good Pension Fund Governance serta berperan dalam pembangunan ekonomi nasional dan dapat meningkatkan citra dan eksistensi Dana Pensiun sebagai Lembaga Keuangan Non Bank.

Perkumpulan ADPI Komisariat Daerah (KOMDA) VIII Sulawesi, Maluku dan Papua dan DP Semen Tonasa, merupakan perwakilan ADPI di daerah yang ikut serta bersama-sama memajukan industri Dana Pensiun. Salah satu tugasnya adalah memberikan informasi dan pengetahuan kepada anggota ADPI baik yang berada di wilayahnya maupun diluar wilayahnya. Dibawah Ketuanya, Karya A. Lesilolo menyelenggarakan workshop aktuaria bekerjasama dengan PT. Gemma Mulia Inditama bertempat di Hotel Horison Ultima Makassar, Kamis (24/03) baru-baru ini.

Kegiatan ini juga merupakan amanah dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang mewajibkan tiap lembaga jasa keuangan untuk memberikan edukasi kemasyarakat, yang merupakan amanat dari POJK, nomor :1/POJK.07/2013 tentang perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.

Hadir Peserta Seminar dari Pendiri, Dewan Pengawas, Pengurus dan Staff Dana Pensiun di wilayah KOMDA VIII wilayah Sulawesi sampai Papua dan Dana Pensiun Semen Tonasa. Tak kurang dari 31 orang mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias dari awal hingga berakhirnya acara.

Ketua Komda VIII yang juga Dirut DP Bank Maluku, Karya A. Lesilolo, saat membuka acara mengatakan acara ini terlaksana hasil rapat koordinasi beberapa waktu yang lalu, dimana salah satu pokok bahasan programnya adalah workshop aktuaria kerjasama antara komda VIII dan DP Semen Tonasa.

Ia mengharapkan agar para peserta workshop akan mampu untuk memahami prinsip–prinsip dasar aktuaria dana pensiun, melakukan analisis tentang keseimbangan antara kewajiban dan aktiva untuk pendanaan, serta menyusun strategi untuk meningkatkan pelayanan kepada pegawai, peserta dan pegawai pensiunan.

Sementara Arya Bagiastra yang juga pengajar pendidikan aktuaria di Universitas Indonesia yang dipercaya membawakan materi workshop mengatakan, aktuaria dana pensiun merupakan salah satu cabang disiplin ilmu keuangan yang secara khusus membahas tentang pengelolaan dana serta perhitungan kewajiban atas masa kerja lalu, baik berupa kewajiban solvabilitas maupun berupa kewajiban aktuaria. (Humas.st/Saf)