Untuk Lebih meningkatkan wawasan para karyawan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Lomba Cerdas Cermat K3 Tingkat Provinsi. Kegiatan ini masih dalam rangkaian memeriahkan bulan K3, bertempat di Auditorium Kantor Pusat PT. Semen Tonasa, Rabu, 10 Februari 2016, dengan tema “Tingkatkan Budaya K3 Untuk Mendorong Produktivitas Dan Daya Saing Di Pasar Internasional”, dihadiri oleh Direktur Keuangan PT. Semen Tonasa H. Subhan, SE.Ak, MM, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan diwakili Kepala Seksi Norma Kerja Perempuan dan Anak Andi Yulia, SE, Staf Pimpinan PT Semen Tonasa, dan para peserta lomba perwakilan dari masing-masing perusahaan.

Lomba ini dikemas dalam 4 sesi, yaitu, sesi tanya jawab, sesi mengambil peluang, sesi rebutan, dan sesi permainan ular tangga, diikuti sebanyak 18 tim dari 16 perusahaan, yaitu : PT Semen Tonasa, Hotel Clarion, PT United Tractor, PT Indonesia Power, PT Semen Bosowa, PT Angkasa Pura I, PT Sucofindo, PDAM Kota Palopo, PT Traya Tirta, PT Pembangunan Perumahan, PT Vale Indonesia, PT Kima, PT PLN, PT Pertamina, PT Trakindo Utama, dan PT Eastern Pearl Flour Mills.

Kepala Biro K3 selaku Ketua Panitia Ir. H. Ilyas HM dalam laporannya menjelaskan tentang tujuan diadakannya lomba, “adalah sebagai salah satu sarana dalam menjalin silaturrahim, juga sebagai upaya sosialisasi kesemua pihak, agar dapat menyadari bahwa penerapan K3 yang diwujudkan dalam pelaksanaan SMK3 merupakan hak dasar perlindungan bagi tenaga kerja,” ujarnya.

Ilyas juga berharap agar kegiatan ini dapat menyegarkan kembali pengetahuan dan wawasan para karyawan tentang ilmu Keselamatan Dan Kesehatan Kerja, dan nantinya karyawan akan semakin peduli dengan norma-norma K3, sehingga dapat mendorong produktivitas tenaga kerja.

Ditempat yang sama, Direktur Keuangan PT. Semen Tonasa Subhan, SE.Ak, MM dalam sambutannya mengatakan, “Kegian ini amat baik untuk menjalin hubungan silaturahmi antara dunia birokrasi dan koorporasi. Dan sesuai dengan tema bulan K3 nasional, maka perusahaan haruslah mempersiapkan menghadapi persaingan yang semakin ketat, apalagi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), perusahaan pun haruslah megembangkan potensi setiap karyawannya untuk bisa bersaing dengan pihak luar,” ungkapnya.

Lanjut Subhan, “K3 adalah merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga sustainibilitas perusahaan, oleh karena itu perusahaan haruslah mendorong aktivitas kesehatan dan keselamatan kerja bagi setiap karyawan, sehingga karyawan selalu merasa aman dan kondusif dalam bekerja,” tambahnya.

Peserta yang berhasil lolos pada babak ini, akan melanjutkan lomba yang pelaksanaanya akan diadakan di stasiun TVRI pada Sabtu, 13 Februari 2016. (Humas.st/Why)