PT Semen Tonasa kembali menyerahkan pinjaman modal kerja Program Kemitraan Semen Tonasa kepada 164 unit Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan nilai total Rp 2,041 miliar. Penyerahan bantuan tahap V tahun 2015 tersebut berlangsung dilantai IV Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Desa Biring Ere, Bungoro, Pangkep, Selasa (13/10/15).

164 UKM tersebut terdiri kategori usaha, yakni perdagangan sebanyak 121 mitra usaha binaan, 24 jasa, delapan perikanan, tujuh industri, empat peternakan. Bantuan dana kemitraan sebesar Rp 2,041 miliar tersebut diperuntukkan kepada 45 UKM di ring I dengan nilai Rp 592 juta, ring II sebanyak 121 UKM, nilai Rp 1,429 miliar dan Rp 20 juta untuk dua UKM di ring III.

Kepala Departemen CSR dan Umum PT Semen Tonasa, Ferry Djufri melaporkan, bantuan pinjaman modal kerja tahap IV yang diserahkan kali ini merupakan bentuk kepedulian dan wujud tanggungjawab sosial Semen Tonasa terhadap pengembangan usaha kecil yang ada diwilayah ring I, II dan III.

“Sebelumnya, pada bulan Januari-September 2015 (Tahap I-V) telah disalurkan dana sebesar Rp7,202 miliar kepada 576 UKM. Jadi, total penyaluran hingga Oktober 2015, telah disalurkan dana Program Kemitraan sebesar Rp9,243 miliar untuk 740 unit UKM atau 77,67 persen dari RKA 2015,” jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Pangkep, Dewa Bochari mengatakan, bantuan modal kerja tersebut merupakan pinjaman yang akan diikembalikan secara bertahap sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan PT Semen Tonasa. “Saya harapkan, bantuan ini dimanfaatkan dan dikelola sebaik mungkin. Pinjaman ini bunganya sangat lunak dibandingkan perbankan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Komersial PT Semen Tonasa, Tri Abdi Satridjo menuturkan, pinjaman moda kerja bagi UKM tersebut merupakan salah satu program CSR PT Semen Tonasa. Untuk tahap V ini, pinjaman modal kerja yang disalurkan sebesar Rp2,041 miliar, dari total yang telah disalurkan hingga Oktober Rp9,243 miliar untuk 740 unit UKM atau 77,67 persen dari RKA 2015.

“UKM yang menerima bantuan ini diharapkan dapat mengembangkan usahanya, sehingga bisa mengurangi pengangguran. Selain itu, dapat memberikan kontribusi dan meningkatkan perekonomian Pangkep,” harapnya. (Humas.st/Saf)