Koperasi karyawan Semen Tonasa kembali menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2017 dilaksanakan di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa. Kamis (22/3) dihadiri oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa Subhan, SE, Direktur Keuangan Bambang Eko Prasetyo, Direktur Produksi Bambang Haryanto, Kadis Koperasi dan UMKM Kab Pangkep Dewa Bochari, Ketua Dekopinda Pangkep, Jajaran Manajemen Semen Tonasa serta para anggota Koperasi Karyawan perwakilan dari tiap-tiap unit kerja.

RAT yang mengusung tema “Dengan Semangat Kebersamaan Anggota dan Karyawan Kita Pertahankan Profitabilitas Kopkar Semen Tonasa” adalah merupakan rapat pemegang kekuasaan tertinggi dalam perkoperasian untuk mengevaluasi kinerja pengurus dan menentukan gerak langkah Kopkar di masa yang akan datang.

Ketua Kopkar Semen Tonasa, Muh. Amir Zainuddin dalam laporannya mengatakan bahwa tahun ini Kopkar yang bisnis utamanya memproduksi kantong semen untuk kebutuhan PT Semen Tonasa mengalami imbas atas kinerja perusahaan, dimana kebutuhan kantong pasted dan moven mengalami penurunan sejalan dengan penurunan penjualan PT Semen Tonasa dan subtitusi atas kantong woven 1 ply. Hal ini berdampak pula pada utilisasi atas mobil angkutan semen yang dimiliki Kopkar.

Namun ditengah ketatnya persaingan dan tantangan yang dihadapi tahun ini tidak serta merta membuat kita patah semangat, buktinya para pengurus dengan segenap jajaran karyawan kopkar dan dewan pengawas membuat terobosan serta strategi jitu sehingga tetap menghasilkan hasil usaha sebelum pajak mencapai sebesar 5,2 Miliar dengan pendapatan sebesar 118 Miliar. Program efesiensi dan pengendalian biaya juga senantiasa dilakukan untuk segala lini dan unit usaha sehingga beban administrasi tahun 2017 sebesar 15,1 Miliar atau mengalami penurunan 15 % dari tahun 2016 sebesar 17,7 Miliar, akunya.

Direktur Utama PT Semen Tonasa, Subhan dalam kata sambutannya menegaskan bahwa tujuan didirikan koperasi adalah bagaimana bisa menyejahterahkan anggota. Oleh karena itu, jika ingin melihat koperasi meningkat, maka bagaimana SHUnya apa bisa meningkat atau tidak.

Portopolio koperasi mungkin saat ini masih 90% tergantung dari Semen Tonasa meskipun melirik bisnis diluar perusahaan, dan ini sangat baik dikarenakan dari sisi industri terus mengalami trend penurunan dan ini harus diapresiasi kepada para pengurus koperasi yang membuka peluang bisnis tidak hanya di Semen Tonasa dan ini salah satu strategi yang sangat baik yang harus dilanjutkan ke depan oleh pengurus koperasi, urainya.

Menyinggung tentang bisnis kantong yang jadi andalan kopkar, kedepan akan banyak perubahan karena kita lihat harga kertas akan mengalami peningkatan lebih dari 20% seiring dengan meningkatnya bahan bakar. Artinya potensi penggunaan kantong kraft kedepan mungkin akan mengalami penurunan juga dan ini sebuah ancaman bagi koperasi. Pada kesempatan ini Dirut berpesan kepada para pengurus kopkar, terlepas ada kecenderungan terjadinya penurunan dari sisi reveniew dan profitability, mohon betul-betul dari sisi fundamental keuangan terus ditingkatkan karena inilah yang menjadi senjata utama dalam kondisi yang tiga tahun ke depan diperkirakan masih jauh lebih sulit, harapnya.

Sementara itu Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangkep Dewa Bochari sangat mengapresiasi Kopkar Semen Tonasa yang setiap tahun melaksanakan RAT, hal ini merupakan salah satu indikator bahwa kopkar PT Semen Tonasa berjalan dengan baik dan kondisi sehat.

Keberhasilan koperasi suatu tidak hanya semata-mata dilihat dari banyaknya sisa hasil usaha yang diperoleh. Koperasi sudah dapat dikatakan berhasil bilama sudah mampu memberikan pelayanan apa yang menjadi kebutuhan dan kepentingan ekonomi anggotanya. Dengan 2.058 anggota kopkar PT Semen Tonasa yang ada sekarang pasti sudah ada yang mengatakan untung ada koperasi. Bilamana semua anggota sudah mengatakan untung ada koperasi, maka kita dapat mengatakan tujuan koperasi sudah tercapai yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.